Tanggal 18 Maret 2015 saya berkunjung ke Balai
Bahasa Yogyakarta, lebih tepatnya di Perpustakaannya. Perpustakaan Balai Bahasa Yogyakarta terletak di Jalan
I DewaNyoman Oka 34, Yogyakarta, kalau dari McDonald Sudirman ke arah
selatan. Perpustakaan Balai Bahasa Yogyakarta merupakan perpustakaan
khusus yang berdiri di bawah institusi Balai Bahasa Provinsi
Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan saya datang ke perpustakaan yaitu melihat koleksi-koleksi manuskrip jawa
yang sudah sangat tua. Saya kesana bersama teman satu kelas Ilmu Perpustakaan A
dan disana di dampingi oleh Dosen pengampu mata kuliah Katalogisasi Literatur
Aksara Jawa Ibu Sri Rohyant Zulaikha.
Di
Balai Bahasa Yogyakarta, perpustakaannya terletak di lantai 2.Pertama kali
masuk ruang perpustakaan, pengunjung harus mengisi daftar hadir pengunjung di
komputer. Ruangannya bisa dikatakan cukup(tidak besar juga) untuk menampung
anak-anak kelas IP A, ada tiga meja besar yang digunakan untuk membaca. Di
ruangan baca terdapart rak
katalog kartu yang bisa dilihat oleh pengunjung. Di atas rak katalog kartu
terdapat mesin ketik jadul yang sepertinya sudah tidak dipergunakan atau
mungkin hanya untuk pajangan saja.
Perpustakaan di sini menggunakan sistem layanan tertutup. Jadi, dalam layanan
ini pemustaka tidak di izinkan mengambil buku sendiri, melainkan dengan cara
menulis subjek atau judul buku yang ingin dibaca lalu pustakawan akan
mencarikan buku tersebut. Perpustakaan Balai Bahasa memiliki berbagai layanan,
yaitu: sirkulasi, referensi, penelusuran informasi dan fotokopi. Hanya saja
untuk koleksi yang sudah langka atau manuskrip kuno tidak diizinkan untuk di
fotokopi.
Ketika di perpustakaan hal pertama yang dilakukan disana, Ibu dosen bersama
pustakawan balai bahasa menjelaskan tentang koleksi yang dimiliki perpustakaan
balai bahasa Yogyakarta dan bagaimana cara yang benar untuk menggunakan koleksi
manuskrip jawa. Karena manuskrip Jawa usianya sudah sangat tua, jadi harus hati
menggunakannya. Membukanya harus lembar demi lembar, namun dengan pelan. Dan
beberapa jenis koleksi yang dimiliki adalah Buku, Hasil penelitian, Makalah,
tugas-tugas akhir, manuskrip / e-manuskrip, transliterasi, kamus, jurnal dan
lainnya. Untuk penelusuran koleksi sudah menggunakan katalog digital (OPAC) dan
koleksi juga sudah banyak yang di digitalkan. Perpustakaan Balai Bahasa tidak
hanya memiliki koleksi berbahasa Jawa saja, tetapi ada juga koleksi berbahasa
Indonesia, Bahasa Sunda, Bahasa Asing dan lainnya. Dan koleksi yang dimiliki disini lebih berbau sastra.
Pada saat itu kami dari kelas IP A
UIN SUKA diperbolehkan oleh pustakawan disana untuk menggunakan buku manuskrip
jawa, yang sebenarnya hal tersebut bukan untuk umum karena koleksi yang sedah
sangat rentan. Pertama melihat isi yang ada pada manuskrip jawa tersebut membuat
saya kagum dan yang membuat saya kagum adalah bahwa koleksi tersebut ditulis
manual dan tulisannya juga rapi. Selain itu, kami juga diberi kesempatan
melihat koleksi digital koleksi jawa yang ada disana. Kami tidak secara
serentak langsung masuk ke tempat digitalisasi, dibagi setengah-setengah karena
ruangannya tidak terlalu besar. Tempatnya agak ke dalam, masuk lewat samping
meja informasi dan agak turun ke bawah. Terlihat disana staf nya yang sedang melakukan
pekerjaan digitalisasi koleksi.
Sebernaya kami sekelas kesini mendapatkan tugas dari dosen. Dan tugas
yang diberikan dosen saat itu kepada kami yaitu mencatat katalog pada buku
katalog perpustakaan disana. Setiap anak mencatat katalog berbeda satu dengan
yang lainnya. Tujuan pencatatatan katalog tersebut adalah agar kami mempunyai
data dan contoh dalam membuat katalog koleksi berbahasa Jawa. Dan saat praktek
dikelas menjadi lebih mudah karena mempunyai mempunyai contoh katalog koleksi
berbahasa jawa. Untuk nantinya katalog yang sudah dicatat tersebut kemudian
diketik yang rapi dan kemudian akan dikumpulkan ke dosen juga. Setelah selesai
melakukan kegiatan tadi kami diperbolehkan pulang.
Sebelum pulang
kami berpamitan kepada Pustakawan disana dan berterima kasih atas pelayanan
yang diberikan. Saya dan beberapa teman menyempatkan berfoto dengan Ibu Sri
Rohyanti didepan perpustakaan. Mengasyikan sekali datang ke Perpustakaan Balai
Bahasa Yogyakarta karena dapat melihat karya-karya bertuliskan aksara jawa yang
sudah berumur sangat tua. lain kali pasti saya akan berkunjung lagi kesana
kalau ada kesempatan.
Jadi tunggu apa lagi, ayo guys pada berkunjung ke Perpustakaan Balai Bahasa Yogyakarta. Banyak sekali pengalaman dan pengetahuan yang bisa kita dapatkan.
Ok kawan, cukup sekian dulu tulisan saya...

0 comments: