Sunday, April 5, 2015

bingung nyari manuskrip Jawa? Ke Perpustakaan Balai Bahasa Yogyakarta ajaa..

by abib21  |  at  5:29 AM

Cari manuskrip Jawa, di Perpustakaan Balai Bahasa Yogyakarta aja..



Tanggal 18 Maret 2015 saya berkunjung ke Balai Bahasa Yogyakarta, lebih tepatnya di Perpustakaannya. Perpustakaan Balai Bahasa Yogyakarta terletak di Jalan I DewaNyoman Oka 34, Yogyakarta, kalau dari McDonald Sudirman ke arah selatan. Perpustakaan Balai Bahasa Yogyakarta merupakan perpustakaan khusus yang berdiri di bawah institusi Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan saya datang ke perpustakaan yaitu melihat koleksi-koleksi manuskrip jawa yang sudah sangat tua. Saya kesana bersama teman satu kelas Ilmu Perpustakaan A dan disana di dampingi oleh Dosen pengampu mata kuliah Katalogisasi Literatur Aksara Jawa Ibu Sri Rohyant Zulaikha.

Di Balai Bahasa Yogyakarta, perpustakaannya terletak di lantai 2.Pertama kali masuk ruang perpustakaan, pengunjung harus mengisi daftar hadir pengunjung di komputer. Ruangannya bisa dikatakan cukup(tidak besar juga) untuk menampung anak-anak kelas IP A, ada tiga meja besar yang digunakan untuk membaca. Di ruangan baca terdapart rak katalog kartu yang bisa dilihat oleh pengunjung. Di atas rak katalog kartu terdapat mesin ketik jadul yang sepertinya sudah tidak dipergunakan atau mungkin hanya untuk pajangan saja. Perpustakaan di sini menggunakan sistem layanan tertutup. Jadi, dalam layanan ini pemustaka tidak di izinkan mengambil buku sendiri, melainkan dengan cara menulis subjek atau judul buku yang ingin dibaca lalu pustakawan akan mencarikan buku tersebut. Perpustakaan Balai Bahasa memiliki berbagai layanan, yaitu: sirkulasi, referensi, penelusuran informasi dan fotokopi. Hanya saja untuk koleksi yang sudah langka atau manuskrip kuno tidak diizinkan untuk di fotokopi.

Ketika di perpustakaan hal pertama yang dilakukan disana, Ibu dosen bersama pustakawan balai bahasa menjelaskan tentang koleksi yang dimiliki perpustakaan balai bahasa Yogyakarta dan bagaimana cara yang benar untuk menggunakan koleksi manuskrip jawa. Karena manuskrip Jawa usianya sudah sangat tua, jadi harus hati menggunakannya. Membukanya harus lembar demi lembar, namun dengan pelan. Dan beberapa jenis koleksi yang dimiliki adalah Buku, Hasil penelitian, Makalah, tugas-tugas akhir, manuskrip / e-manuskrip, transliterasi, kamus, jurnal dan lainnya. Untuk penelusuran koleksi sudah menggunakan katalog digital (OPAC) dan koleksi juga sudah banyak yang di digitalkan. Perpustakaan Balai Bahasa tidak hanya memiliki koleksi berbahasa Jawa saja, tetapi ada juga koleksi berbahasa Indonesia, Bahasa Sunda, Bahasa Asing dan lainnya. Dan koleksi yang dimiliki disini lebih berbau sastra.

 Pada saat itu kami dari kelas IP A UIN SUKA diperbolehkan oleh pustakawan disana untuk menggunakan buku manuskrip jawa, yang sebenarnya hal tersebut bukan untuk umum karena koleksi yang sedah sangat rentan. Pertama melihat isi yang ada pada manuskrip jawa tersebut membuat saya kagum dan yang membuat saya kagum adalah bahwa koleksi tersebut ditulis manual dan tulisannya juga rapi. Selain itu, kami juga diberi kesempatan melihat koleksi digital koleksi jawa yang ada disana. Kami tidak secara serentak langsung masuk ke tempat digitalisasi, dibagi setengah-setengah karena ruangannya tidak terlalu besar. Tempatnya agak ke dalam, masuk lewat samping meja informasi dan agak turun ke bawah. Terlihat disana staf nya yang sedang melakukan pekerjaan digitalisasi koleksi.

Sebernaya kami sekelas kesini mendapatkan tugas dari dosen. Dan tugas yang diberikan dosen saat itu kepada kami yaitu mencatat katalog pada buku katalog perpustakaan disana. Setiap anak mencatat katalog berbeda satu dengan yang lainnya. Tujuan pencatatatan katalog tersebut adalah agar kami mempunyai data dan contoh dalam membuat katalog koleksi berbahasa Jawa. Dan saat praktek dikelas menjadi lebih mudah karena mempunyai mempunyai contoh katalog koleksi berbahasa jawa. Untuk nantinya katalog yang sudah dicatat tersebut kemudian diketik yang rapi dan kemudian akan dikumpulkan ke dosen juga. Setelah selesai melakukan kegiatan tadi kami diperbolehkan pulang.

Sebelum pulang kami berpamitan kepada Pustakawan disana dan berterima kasih atas pelayanan yang diberikan. Saya dan beberapa teman menyempatkan berfoto dengan Ibu Sri Rohyanti didepan perpustakaan. Mengasyikan sekali datang ke Perpustakaan Balai Bahasa Yogyakarta karena dapat melihat karya-karya bertuliskan aksara jawa yang sudah berumur sangat tua. lain kali pasti saya akan berkunjung lagi kesana kalau ada kesempatan. 
Jadi tunggu apa lagi, ayo guys pada berkunjung ke Perpustakaan Balai Bahasa Yogyakarta. Banyak sekali pengalaman dan pengetahuan yang bisa kita dapatkan. 
Ok kawan, cukup sekian dulu tulisan saya...


0 comments:

    Popular Posts

Proudly Powered by Blogger.